Surakarta – Sebagai bagian dari implementasi kurikulum berbasis kompetensi, Program Studi Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) setiap tahun mengadakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) bagi para mahasiswanya. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam melihat dan memahami aplikasi nyata ilmu teknik kimia di dunia industri maupun riset. Pada tahun 2025, mahasiswa Teknik Kimia angkatan 2022 melaksanakan KKL ke berbagai instansi, salah satunya adalah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kegiatan KKL ini berlangsung pada tanggal 20-22 Januari 2025.
Didampingi oleh dua dosen pembimbing, yaitu Ibu Denny, S.T., M.EngSc., Ph.D. dan Ibu Siti Fatimah, S.Si, M.Sc., rombongan mahasiswa disambut dengan sangat baik oleh pihak BRIN. Kunjungan ini berlangsung dalam suasana penuh antusiasme dan semangat belajar. Mahasiswa mendapatkan penjelasan langsung mengenai berbagai proyek penelitian dan pengembangan yang sedang dilakukan di BRIN, khususnya yang berkaitan dengan bidang kimia, rekayasa proses, dan energi terbarukan.
Di BRIN, mahasiswa tidak hanya diajak berkeliling laboratorium dan fasilitas riset, tetapi juga berkesempatan berdiskusi langsung dengan para peneliti. Materi yang dibahas mencakup berbagai aspek teknik kimia, mulai dari pengembangan material baru, proses katalisis, hingga teknologi pemisahan dan pengolahan limbah. Hal ini menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana ilmu yang mereka pelajari di bangku kuliah diaplikasikan untuk menjawab tantangan nyata di masyarakat.
Selain BRIN, kegiatan KKL juga mencakup kunjungan ke beberapa perusahaan industri kimia di wilayah Banten dan sekitarnya. Di setiap lokasi, mahasiswa belajar tentang proses produksi, sistem kontrol mutu, serta standar keselamatan kerja yang diterapkan di lapangan. Dengan demikian, KKL tidak hanya menambah wawasan teknis, tetapi juga memperkenalkan mahasiswa pada budaya kerja industri, etika profesional, dan pentingnya kerja tim lintas disiplin.
Ibu Denny selaku dosen pendamping menyampaikan bahwa kegiatan KKL ini merupakan sarana efektif bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan pengalaman praktis. “Melalui KKL, mahasiswa dapat melihat langsung bagaimana teori-teori yang mereka pelajari di kelas diimplementasikan dalam dunia kerja. Ini sangat penting untuk membentuk kesiapan mereka sebagai calon profesional di bidang teknik kimia,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ibu Siti Fatimah menambahkan bahwa KKL juga menjadi ajang untuk membangun jaringan antara mahasiswa, institusi pendidikan, dan dunia industri. “Kami berharap mahasiswa dapat mengambil pelajaran berharga dari setiap kunjungan, baik dari segi teknis maupun soft skills, seperti komunikasi, observasi, dan pemecahan masalah,” tambahnya.
Para mahasiswa pun memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Mereka merasa mendapatkan banyak pengalaman baru yang tidak bisa diperoleh hanya dari perkuliahan di kelas. Dengan mempertemukan mahasiswa secara langsung dengan dunia kerja dan riset, diharapkan lulusan Teknik Kimia UMS tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Selain itu, mahasiswa juga mengunjungi PT Dover Chemical, perusahaan yang bergerak di bidang bahan kimia industri dan memproduksi paraformaldehid, formaldehid, resin formaldehid (UF, MF, PF, PUF), dan emulsi perekat. Di lokasi ini, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai proses produksi, mulai dari penerimaan bahan baku hingga pengemasan produk akhir. Fokus utama kunjungan ini adalah pemahaman tentang sistem manajemen proses, kontrol mutu, dan penerapan standar keselamatan kerja di pabrik kimia.
Sebagai tujuan terakhir, KKL mahasiswa berkesempatan mengunjungi PLN. Mahasiswa Teknik Kimia UMS diajak memahami peran teknik kimia dalam sektor ketenagalistrikan. Materi yang dibahas meliputi konversi energi, manajemen energi, dan pengolahan limbah dari proses pembangkitan listrik. Selain itu, mahasiswa juga dikenalkan pada aspek perencanaan sistem kelistrikan nasional dan tantangan dalam transisi energi menuju energi terbarukan.
KKL menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan pendidikan mahasiswa Teknik Kimia UMS. Kegiatan ini berperan penting untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang dalam pengalaman dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Penulis: Akida Mulyaningtyas.


