Surakarta, 14 Mei 2025 – Program Studi Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan Pelatihan Life Cycle Analysis (LCA) sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas akademik yang berwawasan lingkungan. Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Komputer Fakultas Teknik dan diikuti oleh para dosen serta mahasiswa program magister Teknik Kimia UMS.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber utama Ir. Muhammad Mufti Azis, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM., dosen dari Departemen Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM), yang merupakan akademisi berpengalaman dalam riset dan penerapan LCA di berbagai sektor industri dan akademik.
Mengenal Life Cycle Analysis (LCA)
Life Cycle Analysis (LCA) merupakan metode ilmiah untuk mengevaluasi dampak lingkungan dari suatu produk, proses, atau sistem sepanjang siklus hidupnya. LCA menilai setiap tahap dalam siklus produk — mulai dari pengambilan bahan baku, produksi, distribusi, penggunaan, hingga tahap akhir berupa daur ulang atau pembuangan.
Secara metodologis, LCA mengikuti standar internasional ISO 14040 dan ISO 14044, yang mencakup 4 tahapan yaitu, penentuan tujuan dan ruang lingkup (goal and scope definition), analisis inventarisasi (inventory analysis), penilaian dampak (impact assessment) dan interpretasi hasil.
LCA berperan penting dalam pengambilan keputusan berbasis lingkungan dan telah menjadi alat utama dalam pengembangan produk berkelanjutan, rekayasa proses ramah lingkungan, serta penilaian jejak karbon dan emisi.
Pelaksanaan dan Materi Pelatihan
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Teknik Kimia UMS Bapak Malik Musthofa, S.T., M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya LCA sebagai kompetensi masa depan dalam dunia teknik dan industri.
“Penguasaan LCA akan memberi nilai tambah bagi dosen dan mahasiswa, tidak hanya untuk penelitian tetapi juga sebagai bekal profesional di industri yang semakin menuntut tanggung jawab lingkungan.”
Bapak Muhammad Azis Mufti, Ph.D. memandu sesi pelatihan secara intensif dengan pendekatan teoritis dan praktis. Materi mencakup:
- Pengenalan konsep LCA dan metodologi ISO.
- Penerapan LCA dalam studi kasus industri kimia.
- Simulasi analisis menggunakan perangkat lunak OpenLCA.
- Diskusi strategi integrasi LCA.
Peserta pelatihan secara langsung mencoba menyusun dan menganalisis data LCA sederhana dari pabrik asam adipat untuk memperkuat pemahaman praktis terhadap konsep yang diajarkan.
Antusiasme Peserta dan Dampak Pelatihan
Kegiatan ini mendapat respons positif dari seluruh peserta. Dosen dan mahasiswa aktif berdiskusi tentang tantangan dan potensi penerapan LCA, seperti pemanfaatan limbah industri, pengembangan bioenergi, dan rekayasa produk alami.
Melalui pelatihan ini, diharapkan civitas akademika Teknik Kimia UMS mampu menjadikan Life Cycle Analysis (LCA) sebagai salah satu pendekatan ilmiah yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan berdampak nyata. Dalam era industri yang semakin kompleks dan menuntut tanggung jawab sosial serta lingkungan, kehadiran para akademisi yang memahami LCA akan sangat dibutuhkan.
Dengan komitmen berkelanjutan dan integrasi pendekatan ramah lingkungan dalam pendidikan tinggi, Prodi Teknik Kimia UMS menunjukkan langkah konkret menuju masa depan teknik yang lebih hijau, cerdas, dan bertanggung jawab.
Penulis: Akida Mulyaningtyas


