Wujudkan Kampus Aman dan Berkarakter, Teknik Kimia UMS Gelar Edukasi Anti Bullying dan Anti Kekerasan Seksual

Surakarta, 19 Juni 2026 – Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan kegiatan edukasi dan sosialisasi mengenai pencegahan bullying, anti-LGBT, dan anti-kekerasan seksual bagi seluruh mahasiswa Teknik Kimia pada Jumat (19/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Sudalmiyah UMS dengan narasumber yaitu  Dr. Marisa kurnianingsih, S.H, M.H, M.Kn ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai angkatan sebagai bagian dari upaya pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai moral di lingkungan kampus.

Acara dibuka oleh pimpinan Program Studi Teknik Kimia yaitu Bapak Malik Musthofa, S.T., M.Sc yang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan akademik yang aman, nyaman, serta menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. Dalam sambutannya, pihak program studi mengajak seluruh mahasiswa untuk berperan aktif dalam mencegah segala bentuk perundungan (bullying), kekerasan seksual, maupun perilaku yang bertentangan dengan norma agama dan nilai-nilai yang dianut oleh universitas.

Pada kegiatan peserta mendapatkan materi mengenai bahaya dan dampak bullying terhadap kesehatan mental, prestasi akademik, serta kehidupan sosial mahasiswa. Narasumber menjelaskan bahwa tindakan perundungan, baik secara langsung maupun melalui media digital, dapat menimbulkan trauma berkepanjangan bagi korban. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang turut menciptakan budaya saling menghargai dan menghormati perbedaan. Selanjutnya, sosialisasi juga membahas isu kekerasan seksual di lingkungan pendidikan tinggi. Materi yang disampaikan mencakup bentuk-bentuk kekerasan seksual, upaya pencegahan, mekanisme pelaporan, serta pentingnya menjaga batasan interaksi yang sehat dan bermartabat. Mahasiswa diberikan pemahaman bahwa setiap individu memiliki hak untuk memperoleh rasa aman selama menjalani proses pendidikan di kampus.

Selain itu, kegiatan ini juga memuat penyampaian materi mengenai pandangan Islam dan nilai-nilai Muhammadiyah terkait perilaku seksual dan pergaulan mahasiswa. Narasumber mengajak peserta untuk memperkuat pemahaman keagamaan, menjaga akhlak, serta menerapkan gaya hidup yang sesuai dengan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti antusias oleh para mahasiswa. Berbagai pertanyaan terkait fenomena perundungan, pergaulan di era digital, serta upaya pencegahan kekerasan seksual menjadi topik diskusi yang mendapat perhatian peserta. Melalui forum tersebut, mahasiswa memperoleh wawasan yang lebih komprehensif mengenai pentingnya menjaga lingkungan kampus yang kondusif dan berintegritas.

Ketua Program Studi Teknik Kimia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu proses pembelajaran dan kehidupan bermasyarakat. “Kami berharap seluruh mahasiswa mampu menjadi pribadi yang berakhlak mulia, menghargai sesama, serta berkomitmen menjaga lingkungan kampus yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying maupun kekerasan seksual,” ujarnya. Melalui penyelenggaraan edukasi dan sosialisasi ini, Program Studi Teknik Kimia UMS menegaskan komitmennya dalam mendukung terciptanya atmosfer akademik yang sehat, berkarakter, dan sejalan dengan nilai-nilai Islam serta visi pendidikan yang dikembangkan oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kegiatan serupa direncanakan akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari program pembinaan mahasiswa di lingkungan kampus.

Scroll to Top