Surakarta – Program Studi Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menyelenggarakan kuliah umum yang bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia kerja dan industri. Kuliah umum ini merupakan puncak acara Gelar Teknologi Kimia yang diselenggarakan setiap tahun dan telah memasuki tahun ke 25. Kegiatan ini berlangsung pada 14 Sepember 2024, bertempat di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah UMS, dan menghadirkan dua pembicara profesional dari industri yaitu M. Fadli Arsyada dari Texcal Energy Mahato Inc. dan Azhari Kahfi dari PT Kurita Indonesia. Tema yang diangkat adalah DALTON: Developing Advanced Learning and Technologies for Optimal Networks.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa, terutama karena tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan dan tantangan mahasiswa tingkat akhir dalam menghadapi dunia profesional. Acara dibuka oleh Kaprodi Teknik Kimia, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pendidikan tinggi dan sektor industri.
Profesional Industri, Inspirasi Nyata
Arsyada dari Mahato membuka sesi dengan pemaparan mengenai tantangan dan dinamika di sektor energi, khususnya peran penting insinyur kimia dalam pengembangan energi bersih dan efisiensi proses. Beliau menekankan pentingnya penguasaan teknis, kemampuan berpikir kritis, dan adaptabilitas dalam lingkungan kerja yang terus berubah.
“Jangan hanya puas dengan ilmu dari bangku kuliah. Dunia industri menuntut lebih dari itu—kemandirian, problem-solving, dan komunikasi yang baik adalah kunci,” ujar Arsyada dalam presentasinya.
Selain membagikan pengalaman kerja, Arsyada juga memberikan tips dan trik menghadapi wawancara kerja. Ia membagikan berbagai hal praktis seperti pentingnya riset perusahaan sebelum wawancara, membangun kesan pertama yang positif, menjawab pertanyaan serta etika dan komunikasi selama proses seleksi.
Alumni yang Kembali Menginspirasi
Kehadiran Azhari Kahfi dari PT Kurita menjadi momen istimewa karena beliau merupakan alumni Teknik Kimia UMS. Azhari berbagi kisah perjalanan kariernya, mulai dari masa kuliah hingga bekerja di perusahaan multinasional yang bergerak di bidang pengolahan air industri.
Dalam paparannya, Azhari menekankan pentingnya soft skills, jejaring, dan mentalitas pembelajar. “Dulu saya juga duduk di tempat kalian. Apa yang membedakan mahasiswa yang cepat sukses adalah kemauan untuk terus belajar dan tidak takut gagal,” katanya.
Menyiapkan Generasi Siap Kerja
Kuliah umum ini bukan sekadar penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang interaktif. Mahasiswa aktif mengajukan pertanyaan, baik seputar peluang magang, tantangan di lapangan, hingga strategi membangun karier sejak dini.
Menurut Ketua Keluarga Mahasiswa Teknik Kimia Nuhu Ridho Santoso, kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang bertujuan menyiapkan mahasiswa Teknik Kimia UMS agar siap menghadapi dunia kerja. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mampu bersaing secara profesional setelah lulus,” ujarnya.
Dengan adanya kuliah umum ini, mahasiswa Teknik Kimia UMS mendapatkan wawasan yang lebih luas mengenai realitas dunia kerja, sekaligus motivasi dari alumni yang telah sukses berkarier di industri. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan memperkuat jembatan antara kampus, alumni dan industri serta mempersiapkan lulusan yang kompeten dengan daya saing tinggi.
Penulis: Akida Mulyaningtyas


