Surakarta – Mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kunjungan edukatif ke Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Surakarta (RS UMS) pada tanggal 15 Juni 2026 dalam rangka mendukung pembelajaran pada mata kuliah Konsentrasi Intensifikasi Energi. Dosen pengampunya yaitu Alimatun Nashira, S.T., M.Eng dan Malik Musthofa, S.T., M.Si Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai penerapan teknologi energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap, yang telah diimplementasikan di lingkungan RS UMS. Melalui kunjungan ini, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pentingnya pemanfaatan energi terbarukan sebagai salah satu solusi dalam meningkatkan efisiensi energi sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon di sektor pelayanan kesehatan. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori yang dipelajari di ruang kuliah dengan implementasi teknologi di lapangan.
Dalam sesi pemaparan, tim pengelola RS UMS menjelaskan informasi umum mengenai sistem PLTS Atap, mulai dari konsep dasar pemanfaatan energi surya, prinsip kerja panel surya, manfaat penggunaan PLTS pada bangunan komersial, hingga kontribusinya dalam mendukung program efisiensi energi dan pembangunan berkelanjutan. Mahasiswa juga mendapatkan materi mengenai spesifikasi teknis dan konfigurasi sistem PLTS Atap yang digunakan di RS UMS. Penjelasan mencakup komponen utama sistem, seperti modul fotovoltaik (PV), inverter, sistem proteksi, panel distribusi, serta mekanisme integrasi PLTS dengan jaringan listrik (grid-connected system). Selain itu, peserta memperoleh gambaran mengenai kapasitas sistem, proses konversi energi matahari menjadi energi listrik, serta mekanisme pemantauan kinerja (monitoring system) untuk memastikan operasi pembangkit berjalan secara optimal.
Tidak hanya mengikuti pemaparan materi, mahasiswa juga berkesempatan melakukan observasi langsung terhadap instalasi PLTS Atap di lingkungan RS UMS. Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata mengenai tata letak panel surya, sistem instalasi, serta aspek operasional dan pemeliharaan yang diperlukan agar pembangkit dapat bekerja secara efisien dan andal. Selama sesi diskusi, mahasiswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai efisiensi panel surya, faktor-faktor yang memengaruhi produksi energi listrik, analisis keekonomian investasi PLTS, serta tantangan implementasi energi terbarukan di sektor industri dan fasilitas pelayanan publik.
Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap penerapan teknologi energi terbarukan sekaligus meningkatkan kompetensi dalam bidang intensifikasi energi. Pengalaman lapangan tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk memahami perencanaan, pengoperasian, dan evaluasi sistem energi yang berorientasi pada efisiensi dan keberlanjutan. Melalui kegiatan pembelajaran berbasis lapangan ini, Program Studi Teknik Kimia UMS terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri. Sinergi antara perguruan tinggi dan berbagai institusi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknis, wawasan inovatif, serta kepedulian terhadap pengembangan energi bersih dan berkelanjutan

