Dosen Teknik Kimia UMS Edukasi Siswa SMK Muhammadiyah Surakarta tentang Pembuatan Sabun Cair Cuci Piring

Surakarta – Program Studi Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui program edukasi bertajuk “Pelatihan Pembuatan Sabun Cair Cuci Piring sebagai Upaya Menumbuhkan Jiwa Wirausaha dan Kepedulian Lingkungan” di SMK Muhammadiyah Surakarta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XI dari berbagai jurusan dan didampingi oleh dosen Teknik Kimia UMS, Dr. Eni Budiyati, S.T., M.Eng beserta salah satu Gurunya yaitu Elina Dwi Susilowati, S.T.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis kepada para siswa mengenai proses pembuatan sabun cair cuci piring yang aman, efektif, dan bernilai ekonomis. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan bahan secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Dr. Eni Budiyati menyampaikan bahwa ilmu teknik kimia memiliki peran yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Salah satunya adalah melalui inovasi produk rumah tangga seperti sabun cair cuci piring yang dapat diproduksi dengan proses sederhana namun tetap memperhatikan aspek mutu dan keamanan produk.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai fungsi masing-masing bahan penyusun sabun cair, prinsip pencampuran yang benar, serta tahapan produksi mulai dari penimbangan bahan, proses pengadukan, hingga pengemasan produk. Siswa juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kualitas produk melalui pengaturan pH, kekentalan, dan stabilitas sabun agar menghasilkan produk yang nyaman digunakan.

Kegiatan tidak hanya berisi penyampaian materi, tetapi juga praktik langsung. Para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk membuat sabun cair cuci piring secara mandiri dengan bimbingan tim pengabdian. Melalui praktik tersebut, peserta dapat memahami setiap tahapan proses produksi sekaligus melatih kemampuan bekerja sama dalam tim.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Siswa aktif berdiskusi, mengajukan berbagai pertanyaan mengenai formulasi sabun, fungsi bahan baku, hingga peluang pengembangan produk menjadi usaha rumahan. Banyak peserta menyampaikan ketertarikannya untuk mencoba memproduksi sabun cair secara mandiri sebagai bekal keterampilan maupun peluang berwirausaha.

Dr. Eni Budiyati berharap kegiatan pengabdian ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa, tidak hanya dalam menambah wawasan mengenai teknologi kimia terapan, tetapi juga membangun kreativitas, kemandirian, dan semangat berwirausaha. Keterampilan sederhana seperti pembuatan sabun cair diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi siswa setelah lulus, baik untuk kebutuhan sehari-hari maupun sebagai peluang usaha.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Kimia UMS terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah melalui transfer ilmu pengetahuan dan teknologi yang aplikatif. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan dapat terus terjalin untuk menghasilkan generasi muda yang inovatif, produktif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun dunia usaha.

 

Scroll to Top