Tingkatkan Soft Skills Mahasiswa, Teknik Kimia UMS Gelar Pelatihan Python untuk Pengolahan Data Tugas Akhir dan Pra Rancangan Pabrik

Surakarta, 28 Februari 2026 – Program Studi Teknik Kimia Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Pelatihan Python bagi mahasiswa pada 28 Februari 2026 sebagai upaya meningkatkan kompetensi digital dan soft skills mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia akademik maupun industri. Pembicara dari kegiatan ini adalah Hamid S.T., M.T, dan dilaksanakan di Laboratorium Komputas Kegiatan ini difokuskan pada pemanfaatan bahasa pemrograman Python untuk mendukung pengolahan data pada penyusunan tugas akhir dan Pra Rancangan Pabrik.

Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Program Studi Teknik Kimia UMS dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan dengan perkembangan teknologi di era digital. Penguasaan Python dinilai menjadi salah satu kompetensi penting bagi calon insinyur karena mampu membantu proses analisis data, perhitungan teknik, visualisasi hasil, hingga penyelesaian berbagai permasalahan rekayasa secara lebih cepat dan akurat.

Selama pelatihan, peserta memperoleh pengenalan mengenai dasar-dasar pemrograman Python, pengolahan data numerik, penggunaan berbagai pustaka (library) seperti NumPy, Pandas, dan Matplotlib, serta penerapannya dalam menyelesaikan permasalahan teknik kimia. Mahasiswa juga mendapatkan praktik langsung dalam mengolah data hasil penelitian, melakukan analisis numerik, menyajikan grafik, serta mengotomatisasi perhitungan yang sering digunakan dalam penyusunan tugas akhir dan perancangan proses.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, pelatihan ini juga dirancang untuk mengembangkan soft skills mahasiswa, seperti kemampuan berpikir analitis, pemecahan masalah (problem solving), berpikir komputasional (computational thinking), kolaborasi, serta kemampuan belajar teknologi baru secara mandiri. Kompetensi tersebut menjadi bekal penting dalam menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin mengarah pada pemanfaatan teknologi digital dan analisis data.

Peserta mengikuti pelatihan dengan antusias melalui sesi penyampaian materi, praktik pemrograman, dan diskusi interaktif. Berbagai studi kasus yang berkaitan dengan teknik kimia digunakan sebagai contoh sehingga mahasiswa dapat memahami secara langsung bagaimana Python dimanfaatkan untuk menyelesaikan persoalan akademik maupun permasalahan di industri.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan Python sebagai alat bantu dalam pengolahan data penelitian, simulasi proses, analisis hasil eksperimen, serta penyusunan Pra Rancangan Pabrik secara lebih efektif dan efisien. Penguasaan keterampilan digital tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas tugas akhir mahasiswa sekaligus memperkuat kesiapan mereka menghadapi dunia kerja dan perkembangan industri berbasis teknologi.

Program Studi Teknik Kimia UMS terus berupaya menghadirkan berbagai pelatihan yang mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa, baik dalam aspek akademik maupun profesional. Pelatihan Python menjadi salah satu langkah strategis untuk menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kemampuan analisis data yang baik, serta siap bersaing di era transformasi digital dan Industri 4.0.

 

Scroll to Top